Tulisan ini merupakan luapan campur aduk. Akhir-akhir ini banyak demo/gerakan yang memprotes/menuntut keadilan dan nilai-nilai demokrasi. Pada kasus ini saya adalah orang yang berpihak pada nilai-nilai yang diperjuangkan oleh teman-teman pendemo. Saya setuju dengan narasi Jokowi mengangkangi demokrasi. Bagaimana 'kasus' MK pra Pilpres, putusan MA dan tindakan Legislatif pasca putusan MK terkait Pilkada. Semuanya mengerucut menguntungkan pihak tertentu. Apakah itu kebetulan? rasa-rasanya saya AMAT SANGAT TIDAK PERCAYA. Dan mungkin terkait pendapat tersebut, banyak yang sepemikiran yang menjadi penyulut aksi turun ke jalan oleh teman-teman mahasiswa dan komponen masyrakat lainnya.Tagar #KawalPutusanMK dan garuda pancasila berlatarbelakang biru menjadi pemersatu gerakan. Aksi terjadi dimana-mana. Ada yang ricuh, banyak pula yang damai. Saya minta maaf kepada teman-teman yang turun aksi (belum tentu kenal juga mereka) karena saya tidak ikut aksi di Semarang (saya menggunakan kata 'teman-teman' karena setidaknya saya merasa apa yang menjadi kegelisahan sama).
Menurut saya, ricuh karena pendemo dihadang untuk tidak dapat masuk misal ke gedung DPR/DPRD untnuk bertemu dengan 'wakil rakyat'. Sehingga munculah perusakan gerbang sebagai tindakan yang dianggap sebagai cara agar dapat masuk dan mungkin faktor lainnya. Apapun faktornya/alasannya outcomenya adalah ricuh, Rakyat vs Aparat. Mari kita lihat video yang diunggah di platform X/Twitter
Syifa di X: "ya ALLAH tolong lindugi kami semua yaAllah #SEMARANG #JATENGBERGERAK https://t.co/GRQ2EvXml6" / X
Jhon Sitorus di X: "1 orang ditarik lalu dihajar rame pada aksi di Semarang hari ini Ga gini dong cara mainnya wahai POLISI, kalian terlalu BIADAB #KawalSampaiMenang https://t.co/M7vCBeTdLd" / X
dan masih banyak lagi (mungkin itu status dari anonim/buzzer, 'mungkin'. tapi konteks ricuh, kekerasan tidak terelakkan)
Saya tidak membenarkan tindakan anarkis/perusakan, semisal perusakan gerbang oleh teman-teman yang turun ke jalan. Namun apakah saya menerima tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat? TENTU TIDAK. Menurut saya mereka terlalu arogan, terlalu semena-mena. Mungkin ini juga menjadi akselerator emosi teman-teman yang turun aksi.
Terjadilah kerusuhan, antara kaum tangan kosong dengan satuan penuh senjata. apakah ini adil? tentu tidak. Pastinya banyak korban luka-luka pada kaum tangan kosong. Apakah sikap ini mau diterus-teruskan wahai aparat? Apakah anda tidak takut jika kaum tangan kosong menjelma menjadi kaum penuh senjata dengan jumlah yang berlipat? atau apakah memang tidak takut karena sudah disett bahwa kaum tangan kosong ini tidak akan bersatu?
Bagaimana jika kaum tangan kosong ini memukul balik anda? menggunakan peralatan yang ia punya, mungkin pakai tongkat, pakai wajan, mungkin ketapel, petasan, senapan angin, atau memukul balik anda dengan sangat niat menyiapkan bom sebelumnya. Tidak ada yang tahu sampai mana batas toleransi/murka rakyat dengan tindakan-tindakan anda.
Pada titik inilah setidaknya saya memahami kenapa ada tindakan terorisme terutama menyasar kepada aparat. Mungkin karena merasa kecewa dan merasa keburukan ini harus ditumpas, seharusnya aparat sadar bahwa mereka kurang disukai oleh masyarakat. Apa buktinya?
Polri Jadi Institusi Hukum Paling Tidak Dipercaya Publik (idntimes.com)
juga karena tingkat koruptif yang tinggi (secara relatif) Benarkah Polisi Indonesia Paling Korup Nomor 1 Se-Asia Tenggara? (tirto.id)
Hubungan Aparat dan Rakyat nampaknya tidak setara, coba renungkan bagaimana jika rakyat melakukan kekerasan kepada aparat? dan bagaimana jika aparat melakukan kekerasan kepada rakyat? apa sanksi nya? mungkin kita akan berfikir "oh pasti rakyat tersebut akan dihajar ganti habis-habisan oleh aparat. Sedangkan aparat yang melakukan kekerasan kepada rakyat palingan dibiarkan saja, dihukum hanya formalitas saja, sampai nunggu viral dan digeruduk".
Untuk menyikapi ketidaksetaraan tersebut, sepertinya sekalian saja, naikkan derajat sedikit mendekati aparat. Kalau mau aksi siapkan masa full item untuk melawan aparat, biar imbang. Biar ramai, rakyat vs aparat, siapa yang menang. Dan kemudian akan ada pertanyaan untuk siapa aparat bekerja.
Komentar
Posting Komentar